Saya cuman pengen jadi orang yang selalu ada ketika kamu merasa dunia tak berpihak padamu..
Saya cuman pengen jadi orang yang selalu dengerin apa yang kamu pikirkan, apa yg kamu rasakan..
Saya cuman pengen jadi orang yang bs memberi kamu ketenangan ketika kamu resah..
Saya cuman pengen ikut merasakan apa yang kamu rasakan..
Saya cuman pengen menjadi orang yang bisa meringakan sedikit dari besarnya bebanmu..
Saya cuman pengen melihat kamu tertawa, tersenyum dan bercerita dengan penuh semangat..
Saya cuman pengen memberikan kepala dan bahu saya, untuk mu bersandar ketika apa yang kamu inginkan tak sesuai dengan kenyataan..
Saya cuman pengen, melihatmu berhasil menapaki jenjang ini dengan sukses..
Saya cuman pengen melihatmu tersenyum puas atas apa yg kamu kerjakan ini..
Saya cuman pengen menemanimu..selagi saya masih sanggup..
Saya cuman pengen melihatmu tersenyum :)
I wish u the best :)
*dedicated for Gery Hardhiarto*
Mei 02, 2010
I wish u the best :)
Diposting oleh Primahasmi Dalulia di 11.35 0 komentar
Label: daily stuff
April 27, 2010
ikhlas
Nomor sudah dihapus..
Facebook sudah d remove..
Nomor Ce Es an sudah diganti..
Kaos ungu sudah di jebloskan ke lemari yg paling dalam..
Boneka sudah dipindahtangankan ke westri..
Poto2 sudah dihapus..
Sudah tidak mau mengusik...
Insya allah semuanya sudah bisa saya lewati..
Saya ucapkan selamat datang untuk hidup baru saya..
Insya allah saya sudah ikhlas..
Siap memulai hidup baru..
Bismillah :)
Diposting oleh Primahasmi Dalulia di 11.42 0 komentar
Label: daily stuff
April 22, 2010
Everybody knows
Lyrics: John Legend - Everybody Knows
Lyrics taken from the: Official Version
It gets harder every day, but I can't seem to shake the pain
I'm trying to find the words to say, please say
It's written all over my face, I can't
Function the same when you're not here
I'm calling your name and no one's there
[Hook]
And I hope one day you'll see nobody has it easy,
I still can't believe you found somebody new
But I wish you the best, I guess.
[Chorus]
‘Cause everybody knows that, nobody really knows
How to make it work, or how to ease the hurt
We've heard it all before, everybody knows
Just how to make it right, I wish we gave it one more try (try)
One more try (try, try)
One more try (try)
'Cause everybody knows, but nobody really knows
Oh oh, yeah
I don't care what the people say
They brought it all in anyway
Baby don't fill up your head, with he-said she-said
It seems like you just don't know
The radio's on, you tuning me out,
I'm trying to speak, you're turning me down oh
[Hook]
And I know one day you'll see nobody has it easy,
I still can't believe you found somebody new
But I wish you the best, I guess.
[Chorus]
‘Cause everybody knows that, nobody really knows
How to make it work, or how to ease the hurt
We've heard it all before, everybody knows
How to make it right, I wish we gave it (one more try, try)
One more try (try, try)
(One more try)
‘Cause everybody knows, but nobody really knows
Oh I wish you'd understand
Oh, I'm just an ordinary man
Listen we'd have known
Everybody knows, but nobody really knows (oh oh)
[Hook]
And I know one day you'll see, nobody has it easy
I still can't believe you found somebody new
I wish you the best, I guess.
[Chorus]
‘Cause everybody knows that, nobody really knows
Diposting oleh Primahasmi Dalulia di 20.23 0 komentar
Label: daily stuff
April 15, 2010
Ordinary people, we're just ordinary people
John Legend – Ordinary People
Girl, I’m in love with you
But this ain’t the honeymoon
We’ve passed the infatuation phase
We’re right in the thick of love
At times we get sick of love
It seems like we argue every day
I know I misbehaved
And you made your mistakes
And we’ve both still got room left to grow
And though love sometimes hurts
I still put you first
And we’ll make this thing work
But I think we should take it slow
We’re just ordinary people
We don’t know which way to go
Cause we’re ordinary people
Maybe we should take it slow
Take it slow, oh oh, this time we’ll take it slow
Take it slow, oh oh, this time we’ll take it slow
This ain’t a movie, no
No fairytale conclusion y’all
It gets more confusing every day
Sometimes it’s Heaven sent
Then we head back to Hell again
We kiss, then we make up on the way
I hang up, you call
We rise and we fall
And we feel like just walking away
As our love advances
We take second chances
Though it’s not a fantasy
I still want you to stay
We’re just ordinary people
We don’t know which way to go
Cause we’re ordinary people
Maybe we should take it slow
Take it slow, oh oh, this time we’ll take it slow
Take it slow, oh oh, this time we’ll take it slow
Take it slow
Maybe we’ll live and learn
Maybe we’ll crash and burn
Maybe you’ll stay
Maybe you”ll leave
Maybe you’ll return
Maybe another fight
Maybe we won’t survive
Maybe we’ll grow
We’ll never know
Baby, you and I
*lagu John Legend ini menyadarkan saya, kalau memang kita semua hanya manusia biasa aja. Sebagai manusia biasa, wajar kalau kita mengalami naim turun kehidupan. Susah, senang, capek, marah, berbunga-bunga, jatuh cinta, sukses, pusing sama kerjaan, merasa tertekan, merasa benci sm orang, dendam sm orang, suka sama orang, menyakiti dan disakiti dan apapun itu yang biasa dilakukan manusia. yah seperti kata John Legend, cause we're ordinary people. Seperti itu, nobody's perfect..cause we're ordinary people :D*
Diposting oleh Primahasmi Dalulia di 09.06 0 komentar
Label: daily stuff
April 13, 2010
saya hanya ingin bersikap proffesional

I'm not in the good mood now.
Saya tidak tahu apa yg menyebabkan saya seperti ini, ber sheet - sheet excel masih harus saya kerjakan,tapi kenapa bad mood ini tiba - tiba menyerang. Yang bisa saya lakukan adalah, mematikan handphone, tenggelam dalam tulisan - tulisan di blog, dan fitur - fitur internet yang lain.
Mungkin saya bisa menarik mundur penyebab saya bad mood ini. Kemarin, dalam rangka menemani susan yang pin atm nya terblokir, selepas makan siang saya ikut ke BNI cabang GMF. Susan menanyakan bagaimana dia bisa mengurus pin atm nya. Customer service BNI bilang bahwa atm yang terblokir akan terbuka blokirnya keesokan harinya. Maka diputuskan sepulang kantor susan akan mencoba atmnya di atm gate luar GMF. Tiba - tiba saya teringat cerita tentang atm mantan yang terblokir beberapa minggu yg lalu, lalu dengan dorongan memberi tahunya, saya meng- sms nya dengan hp andiani. Saya tidak ingin meng-sms nya dengan hp saya sendiri untuk menghilangkan jejak saya (di posting sebelumnya). Saya ingin meng-anonim kan diri terhadapnya. Lalu si mantan membalas sms andiani. Saya bilang pada andiani, sudah cukup info yg saya berikan, jadi sudah tidak usah dibalas. Lalu, sorenya si mantan men-tweet saya menanyakan apakah sms td siang itu dr saya. Tentu saja tidak saya balas, karena bagi saya, saya cuma ingin profesional dengan memberi info secukupnya. Saya tidak ingin beramah tamah dengannya lagi. Sudah cukup rasanya saya berbaik hati menerimanya kembali di hidup saya sebagai 'teman' yg pd masa lalu tidak terjadi apa2. Dan dia tidak merasa bersalah sama sekali atas perbuatannya, dan juga pacar barunya. Intinya saya tdk ingin beramah tamah lagi dengan hal - hal gak penting.
Tadi siang di kantor si mantan meng-sms saya lagi maenyakan perihal apakah saya yang mengiriminya sms ttg ATM tersebut. Saya sudah sangat - sangat malas membalasnya. Sangat-sangat malas. Saya pikir, info siapa pengirim tidak sepenting info ttg bagaimana blokir ATM tersebut bisa terbuka. Tolong sebut saya gila, td sore saya membalas sms nya dengan 1 huruf saja. Dan dia membalas dengan ucapan-ucapan terima kasih. Damn. Saya benar2 menyesal membalasnya.
Saya rasa saya butuh penyesalan yang teramat sangat darinya karena telah menyakiti saya.
Saya rasa saya membutuhkan pengakuan sedetail - detailnya dari dia atas apa yang telah terjadi sampai sekarang begini.
Saya rasa saya butuh menjambak pacarnya yang *arrrrggggggghhhhhhhh* I don't know how to mention it.
Saya butuh permintaan maaf dari mantan saya itu.
Saya memang dendam. Memang, karena saya merasa saya tidak pantas diperlakukan demikian.
Saya memang jahat, karena dendam ke pacar barunya. Memang. Karena saya punya alasan - alasan untuk membenci mereka berdua.
Saya tidak suka caranya memojokkan saya di poster yang dia buat, di kalimat paling bawah. Kata - kata itu bagi saya hanya penyangkalan yang memuakkan dan hanya memojokkan saya atas kesakitan yang saya alami.
Itulah yang mungkin menyebabkan saya bad mood.
Namun, saya yakin, seseorang yang diambil dr kita akan digantikan dengan yang lebih baik dan lebih pantas bagi kita.
Diposting oleh Primahasmi Dalulia di 19.15 0 komentar
Label: damn
April 11, 2010
Dear Brother,
Dear you,
tolong..tunjukkan mood baikmu hari ini,
tolong..berlakulah menyenangkan hari ini,
tolong..ucapkan selamat datang dengan tangan terbuka hari ini,
tolong..beri saya kesempatan hari ini..
tolong..bersamalah dengan saya hari ini..
tolong..hanya hari ini..
karena esok..permainan akan berakhir..
*dedicated to my adorable brother*
Diposting oleh Primahasmi Dalulia di 09.59 0 komentar
Label: daily stuff
the game should be end

Saya rasa sudah cukup sampai disini permainan yang saya lakukan. Permainan disini dalam arti keterlibatan saya dalam kisah hidup saya yang berpotongan dengan orang lain. Saya merasa cukup lelah dengan permainan ini, dimana permainan ini makin lama membuat saya makin sedih dan nyaris gila. Permainan pertama yang akan saya akhiri adalah permainan dengan mantan pacar. Sudah cukup saya rasa keterlibatan saya dengannya. Semua sms - sms kami akhir2 ini akan saya hapus, dan perlahan akan menghapus bayangannya dari otak saya. Kita hidup sendiri - sendiri saja sekarang. Saya merasa rugi telah berbaik hati menerimanya kembali di hidup saya dan dia tetap menyakiti saya secara tidak langsung. Salah. Bukan, dia dan pacar barunya. Sudah cukup saya rugi berbaik hati dengan orang yang tidak pernah merasa bersalah atas perbuatannya. Saya berjanji akan menghilang dari peredarannya sampai entah kapan saya tidak tauh. Terima kasih atas semuanya mantan,saya rasa saya harus mengakhiri permainan ini. Good Bye Ex..
Permainan kedua yang akan segera saya akhiri, mungkin by next day adalah permainan saya dengan seorang Gery Hardhiarto. Dia akan selalu menjadi obat saya. Saya akan terus berterimakasih padanya atas semua yang telah dia lakukan secara tidak sengaja dalam membatu saya menyembuhkan luka. He did twice. Alasan saya mengakhiri permainan saya dengannya adalah, saya tidak mau keterlibatan ini menjadi tidak wajar, yang tidak jelas ujungnya. Saya belum tau orang seperti apa dia sebenarnya. Usaha mengakhiri permainan ini bisa disebut sebagai usaha menempuh jalan aman, untuk melindungi hati saya dan hatinya. Sudah cukup ya mas, permainan ini harus saya akhiri. Saya akan kembali padamu dalam keadaan yang 'wajar'. Setelah semuanya tersembuhkan oleh waktu dan saya siap untuk menatap hidup saya kedepan. Saya senang memiliki sosok kakak seperti mu. Aku sayang mas, selayaknya aku menyayangi adik dan orang tuaku. Sayang yang semacam itu.
Good Bye permainan yang tak wajar dengan Gery Hardhiarto..
Diposting oleh Primahasmi Dalulia di 09.01 0 komentar
Label: langkah menuju kedewasaan
